Tuesday, 12 August 2014

"Kita.. bubaran aja ya" ucapku. Ada sedikit jeda diantara kalimat tersebut yang membuatku tidak yakin dengan keputusanku sendiri.

Aku melihat ekspresi wajahnya yang datar. Mungkin dia sudah memperkirakan hal ini. Dia menunduk, menyembunyikan wajah. Terdengar tarikan napas sedih.

"Yaudah..." katanya dengan suara sedikit serak. "Dasar bodoh! Jeleeeek!! Bauu!!"


AmnesiA


Aku berdiri di depannya. Lokasi kami sedang berada di halaman parkir sebuah mall. Pikiranku kusut. Aku harus mengatakan hal itu. Ya harus! Harus hari ini. Meski aku tahu aku tidak akan tega mengatakannya. Tapi aku sudah menunda mengatakannya sejak sebulan lalu. Aku tidak yakin alasan ini akan diterima olehnya.

Aku melihatnya. Wajahnya itu yang selalu membuat niatku untuk mengatakannya gagal. Sekarang pun begitu. Niatku sudah turun 80 persen dan aku harus menaikkannya kembali. Dan itu tentunya tidak mudah.

"Ayo pulang" ajaknya sambil menarik tanganku.

"Tunggu.." kataku sambil berhenti berjalan. Aku merasa seperti sedang bermain di FTV. Dia menoleh melihatku. "Ada hal yang ingin aku katakan.."

Dia kebingungan. "Apa? Ngomongnya pas udah sampe rumah ajaa" pintanya seperti biasa. Wajahnya terlalu polos untuk kalimat kejam yang akan aku katakan.

Tapi... aku harus bisa mengatakannya!

Friday, 8 August 2014

Judul : Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas
Penulis : Eka Kurniawan
Editor : Mirna Yulistianti
Tahun : 2014
Cetakan : 1, Mei 2014
Penerbit : PT Gramedia Pustaka Utama

Sinopsis
Di puncak rezim yang penuh kekerasan, kisah ini bermula dari satu peristiwa: dua orang polisi memerkosa seorang perempuan gila, dan dua bocah melihatnya melalui lubang di jendela. Dan seekor burung memutuskan untuk tidur panjang. Di tengah kehidupan yang keras dan brutal, si burung tidur merupakan alegori tentang kehidupan yang tenang dan damai, meskipun semua orang berusaha membangunkannya.

---

Cerita
Ajo Kawir, seorang pemuda yang belum berumur 20 tahun harus menahan beban karena dia tidak bisa ereksi. Sudah berbagai cara dilakukannya, tapi 'si burung' ini tetap tidur terlelap. Mulai dari mengoleskan cabai rawit (Ajo Kawir mengambil cabai yang paling gemuk dan segar), sengaja membiarkan 'si burung' disengat tiga ekor lebah (Ajo Kawir meminta lebah dari petani madu), sampai diajak ke tempat prostitusi oleh Iwan Angsa, ayah Si Tokek (sahabat baik Ajo Kawir).

Tuesday, 29 July 2014

cover
Judul Asli : MAGI
Volume : 7
Pengarang : Shinobu Ohtaka, 2009
Penerbit : Elex Media Komputindo
Tahun : 2014
Tipe : Komik
Harga : Rp 18500

Sinopsis
Alibaba mendapatkan kekuatan baru dan melangkah maju! Apa yang menunggunya di akhir pertarungan sengit!? Simak jilid 7 dari komik peraih Shogakukan Manga Award tahun 2014 ini!

---

Cerita
Alibaba yang masuk ke istana sendirian dihadang oleh monster-monster dungeon. Dengan kekuatan baru yang telah dipelajarinya dari Sindab, Alibaba melawan monster-monster tersebut sendirian. Saat magoinya tinggal sedikit, Morgiana datang untuk membantunya. Morgiana membereskan musuh yang ada di halaman, sedangkan Alibaba naik ke dalam istana. Untuk mempersingkat waktu, Morgiana melempar Alibaba ke atas agar cepat sampai.

Tuesday, 15 July 2014

cover

Judul Asli : Jyosurei Hei no Naka no Satsuriku Game
Volume : -
Pengarang : Yagi Kato, 2010
Penerbit : Level Comic (Elex Media Komputindo)
Tahun : 2014
Tipe : Komik Dewasa
Harga : Rp 20000

Sinopsis
Ada rumor di sebuah penjara wanita. "Semua tahanan yang masuk ke 'sel pengadilan' akan mati. Tapi kalau tidak, dia akan kembali ke sel sebelumnya dan membunuh semua orang yang ada di situ."
Miyama, sang tahanan baru bermaksud mengungkap kejadian sebenarnya di balik cerita tersebut. Kenyataan mengerikan apa yang akan dia temukan?

---

Cerita
Sel Pengadilan. Sebuah ruang kosong (dulunya ruang interogasi) yang digunakan untuk mengasingkan tahanan yang bermasalah. Beredar rumor jika masuk ke ruangan itu akan mati. Tapi jika berhasil keluar akan membunuh teman sekamarnya.

Yukiko Miyama, tahanan baru di penjara wanita tersebut. Miyama yang dituduh membunuh orang itu satu sel dengan 3 wanita lain. Kondo dan Kaneko masuk penjara karena memakai narkoba. Machida membunuh ibu mertuanya sendiri.

Di malam pertamanya di sel, Miyama melihat Kaneko dan Machida bertengkar. Bermaksud melerai, Miyama malah dipukul bantal oleh Kaneko hingga kacamatanya bengkok. Tidak terima diolok-olok oleh Kaneko, Machida menyekap wajah Kaneko dengan bantal. Alhasil Machida dibawa ke sel pengadilan oleh sipir.

Tuesday, 10 June 2014


cover
Judul Asli : Nishiki-kun no Nasugamama
Volume : -
Pengarang : Yuki Shiraishi, 2013
Penerbit : M&C!
Tahun : 2014
Tipe : Komik (Serial Cantik Remaja)
Harga : Rp 18500


Sinopsis
Ikuma Nishiki adalah putra pewaris konglomerat. Penampilan, otak, kemampuan olahraga, semuanya sempurna. Sementara Chika adalah gadis SMA biasa yang dicantai oleh Nishiki. Hari-hari Chika selalu habis dengan mengurusi Nishiki. Cara mencintai Nishiki ini tidak biasa!! Akankah Chika menerima cinta Nishiki?

---

Cerita
Hari pertama di bangku SMA untuk Chika Konomi. Masa lalu yang kelam tanpa teman maupun pacar di SD-SMP telah berakhir. Ini dia kehidupan SMA yang penuh makna...... harusnya begitu. Seseorang membeli bangku di sebelah bangku Chika. Dia, Ikumi Nishiki, masalah yang membuat masa lalunya kelam! Tuan muda dari kantor ayahnya membuat Chika membaktikan diri untuk Nishiki. Gara-gara sifat Nishiki yang selalu harus dilayani Chika, membuat Chika tidak punya teman. Dengan penuh keberanian, Chika menyampaikan keluhannya dan ingin punya teman. Nishiki menyanggupi keinginan Chika!